Memprakirakan cuaca tidaklah mudah,karena cuaca itu sendiri merupakan fungsi ruang dan waktu F (x,y,z,t). Oleh karena itu, selain harus memahami sifat disi atmosfer dan dinamikanya, diperlukan juga pengalaman dan keberanian dalam membuat keputusan suatu prakiraan.

Membuat prakiraan cuaca bagi orang awam yang belum dan tidak memahami meteorologi memang cukup sulit. Namun demikian, dapat disiasati dengan memahami kondisi atau fenomena di sekitarnya.

Namun, hal ini hanya bisa digunakan untuk memprediksi atau memprakirakan kondisi cuaca saat ini (nowcasting).

Adapun uraian memahami kondisi / fenomena cuaca tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Musim apa yang sedang berlangsung saat ini . Apabila musim yang sedang berlangsung saat ini adalah musim hujan atau transisi,maka langkah selanjutnya adalah poin 2.
  2. Amati dan cermati kondisi cuaca pada pagi hingga siang hari. Bila cuacanya cerah / cerah berawan dengan kondisi udara yang terik bahkan sangat terik pada siang harinya sehingga membuat kita merasa kegerahan/ kepanasan, artinya radiasi matahari dan proses penguapan yang terjadi cukup bahkan sangat besar dan optimal
  3. Amati dan cermati keadaan dan kondisi awan yangterjadi, terutama awan – awan konvektif yang membentuk gumpalan – gumpalan / mendung
  4. Amati dan cermati kondisi hembusan angin, apakah hembusan tersebut kencang atau tidak. jika iya, maka dimungkinkan adanya potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) yang berpotensi mengakibatkan hujan lebat
  5. Cermati dan rasakan apakah terjadi perubahan cuaca baik suhu udara, angin, dan pertumbuhan awanny cukup drastis pada siang menjelang sore hari
  6. Jika semua syarat terpenuhi,maka berpotensi terbentuknya awan jenis Cumulonimbus dan berpeluang terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang disertai kilat / petir serta angin kencang (gusty) yang berdurasi sangat pendek.

sumber: buku Bahan Ajar Diklat Teknis Analisa Cuaca BMKG